I : Kamu main pantai melulu,akukan suka gunung.. Main gunung dong..
M : Udah lama gak muncak, sekarang aku gendut.. Gak kuat kek nya..
I : Yaudah, naik papandayan aja dulu yuk, itu gak berat kok..ke curug gendang aja kamu kuat tanpa istirahat
M : Oke,kapan??
I: Hmmmm... Liat jadwalku dulu ya....
Ya,sekilas saja kamu datang di hidupku, hanya beberapa bulan dan aku percaya inilah jalan tuhan.. Kita diberikan kesempatan untuk menjalani hubungan ini sebelum kau benar2 pergi..padahal, saat masih kuliah dulu kita suka mencuri-curi waktu untuk sekedar menikmati sunset dipantai rahasia..
Ini pondok salada papandayan, dan aku kemari tanpamu...
Gunung 3,6ribuan Mdpl itu masih indah,saat pertama datang kami disambut udara dingin khas garut..dari kaki gunung, kita naik pick up sampai di post pendaftaran..Aku menjamahinya di 25-26 October 2014
Nih...kita naik pick up disini,sempat terpikir kenapa gak bawa pick up kantor aja ya??? Ahaahahahha..
Dari situ kami naik ke pos pendaftaran, murah kok.pick up nya cuma 20 rb per orang, tiket masuk cuma 5 ribu..tapi disini tiket masuknya gak adil..pemerintah setempat memberlakukan seperti ini
Nah Loh,,,kenapa tiket WNA dan WNI beda jauh yah??Waduh,,repot ni kalau dapet gebetan Warga Negara asing,,, Hehehehe
See,,, Terkadang Ingin Complain untuk kebijakan yang ini, Tapi kali ini aku mau tutup mata Sebentar, karena gebetan Asing aku gak masuk dalan list Prioritas,,,Hihihihi,,,(Sok laku bingits)
Setelah pendaftaran, Kami briefing dulu sebentar,,(Sebenarnya gak Briefing sih,,Cuma Numpang Narsis Saja,,
Ini yang Motoin Tukang Parkir Lho,,Pake Kamera Nikon DSLR.Cara Bidiknya Udah jago Banget Dia,,Mungkin Sudah terbiasa Moto Pengunjung Yang datang kemari
Untuk Ukuran Gunung di atas 2500 Mdpl, Rame banget Parkirannya,,kayak Di dufan,, Heheheh,,, Sejak Ada Film 5Cm itu, Animo masyarakat akan Pendakian memang Ramai Bingits,,Gunung udah kayak Bioskop Dah,,,dan dijamin,kamu gak bakal butuh Kompas,,,karna Jalur udah Ramai Sekali,,
Dari Pos Ini, Kita melanjutkan perjalanan Setelah berdoa. Gak kurang dari 15 Menit jalan di jalur berbatu,Kita ketemu kawah yang kumayan Luas,, Ya cuma batu-Batu berasep gitulah,,,Mirip Punya Gunung Pulosari, Tapi yang ini Versi Luasnya,,, Cekidot
Hmmm,,,Kece kan??Kece Donk ya,,,
Ajaibnya, Ni gunung Hampir disetiap POS Ada Mamang Cilok,,,hehehehe,, Tau gitu gak Usah bawa persediaan makanan yang Banyak,,Cukup Bawa Diri aja juga gak bakalan kelaperan disini,,,
Jalurnya lumayan Landai..Sampai Pondok Salada tempat kami Nge Camp,Tak di temui Jalur Curam.. Perjalanan Dari Bawah Sampai Pondok Salada sekitar 1,5 Sampai 2 Jam lah paling Lama,,, Setelah Berjalan-Jalan Ria Sampailah Kami Pada Pondok Salada
Taraaaaammm,,Disini kami Camp, Edun ya,,,Ramenya kayak Di Kampung Gipsy!!
Peraturan disini memang tidak membolehkan kami Camp di ladang Edeilweis, Puncaknya adalah tegal Alun,,, Dibanding dengan Merbabu, Suhu disini memang terbilang Agak Hangat,, Meskipun Yadi teman kami Kedinginan dan Gak bisa melewati malam dengan Sempurna (Alias Gak bisa Tidur karna kedinginan)...hihihihih
Eh,Tau gak sih,,,Karna Pondok salada yang Ramai Seperti ini, Aku rada ribet kalau mo pipis (Kebiasaanku di gunung emang gak bisa BAB. Sulit Konsentrasi,,hehehe).. Untungnya, Disini Ada Toilet Umum,,, Nah lho, Gak berasa banget kan Adventuringnya?? Hahahahaha,,,
Setelah malam terlewati dengan Baik dan Sholat subuh selesai; Kami berjalan menuju Tegal Alun. Gak bawa apa2...Cuma bawa diri dan air Minum saja se botol.. Reza n Wahid sih Kreatif,,,Mereka bawa Ransel dengan berisi Kompor, Roti dan Buku Gambar Buat tulis-Tulis Alay Ala-Ala Anak Gunung,,,hihihihhi (Aku salah satunya Padahal)
Perjalanan menuju tegal Alun Lumayan Curam... Lagi-lagi agak lambat,Karena Ramai sekali,,Dari Jalur Menuju tegal alun ini saya mencoba menengok Kebawah,,, Hmmmmm,,, Barisan Tenda di Pondok salada terlihat Indah sekali, Warna Warni Diantara Hijaunya pepohonan Dan rumput Hijau.. Subhanallah Ya,,,
Hanya butuh 30 Menit, Sampailah kami di tegal Alun,,Agak susah emang menentukan Summitnya papandayan, Karna memang cuma jalan pertigaan saja,,Tapi sempat juga kami Abadikan,,
Disini Tegal Alun, Kita tidak bisa Lihat Sunset karna Tertutup Bukit-Bukit dan Pepohonan
Dari tegal Alun, Jalanan kembali Menurun,,sekitar 5 Menit dari tegal Alun kita akan di sambut Oleh Padang Eidelweis
Nah Kan bener,,, Disini Sejauh Mata memandang Kau akan Melihat Hamparan Edelweiss
Disini kita Rehat, Reza dan Wahid Asik Bikin roti bakar dan Coffe,,nunuk dan evi sibuk Nulis-Nulis Alay Trus di Poto-Poto,,Yadi Sibuk poto-poto sambil bergaya ala Ariel Noah. Sementara 3 Orang teman kami yang kami nemu di terminal (kejem bener,,,hihihihi) Sibuk dengan Rumpian asli Serang Ciruasnya,,,Oiya,,,Namanya Herlin, Miftah dan Fahrudin,,Dan aku???Dengan Hati yang sedikit Sakit Mengenangmu,,Asyik Menikmati Coffe sambil Menggalau,,,Halaaaahhhhh...
Setelah puas menikmati Padang edelweis dengan Di cumbui kabut yang semaunya Datang dan pergi, Kami melanjutkan perjalanan,,, Sebelum kembali berjalan,,, Again,,Foto-Foto Alay dulu yakaaaannnn,,,,
Aku gak ikutan Loncat ya,,, Jadi Fotografernya Ajadah,,Karna Bobot Badanku sepertinya Gak bakalan Bisa di ajak Lompat begini
Kebayang kan??Kalau aku ikutan Lompat??Wah,,,Bisa gempa Lokal di padang eidelweiss Ini,,,,dan kepanikan terjadi Dimana mana,,,hihihihihih
Okelah, Kita lanjut jalan..
Jalanan selanjutnya Menurun,,dan Lumayan Curam Juga menuju Hutan Mati,,sebenarnya nama jalurnya Tanjakan Mamang, Tapi karna aku Lewat Tegal Alun jadi jalanan menurun.Seperti jalan menanjak menuju tegal alun dari pondok salada tadi,,Jalurnya,, NGANTRI,,,hehehehehe
setelah 15 Menit Mengantri, Akhirnya Sampailah Kami pada Hutan Mati,,Disinilah Primadonanya Gunung Papandayan..
Dan disini saya berharap ada kamu,,Ingat Rencana kita Dulu?? Preweeding Di Hutan Mati dan Bulan Madu di Ranukumbolo!!!
Nah....Liat kebawah itu,,,Banyak Warna warni tenda di pondok Salada,,hihihihih,,, Hutan mati ini terbentuk alami, Dari Erupsi Gunung Papandayan,Jadi bukan karna kebakaran akibat Ulah Manusia Lho yaa... Sebelum Meninggalkan Hutan Mati ini saya berpose dulu buat teman-teman yang Hijrah ke Luar Negri dan teman-Teman saya yang kebetulan Bukan WNI
Cocok Keleuss ya,,, Jadi Duta Wisata Indonesia,,Hihihih...
Hmmm,,,Luar biasa Indah Negriku,, Dan Luar biasa kamu yang Hobi ngebolang di gunung ayy,, Requestmu Lengkap ya... Merbabu-Papandayan Done!!!
This Story Dedicated For Alm.Lukman Putra Tama, My Bones





